jurnalzone.id – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) menggelar pertemuan bulanan bagi Isteri ASN Lingkup Pemerintah Pasbar, pada Selasa (26/9) di Aula Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Pasbar. Pada pertemuan kali ini DWP Pasbar melaksanakan kegiatan pembuatan makanan martabak sanghai dari olahan ikan, dengan narasumber dari UMKM Bakso Ikan Sehati Binaan Dinas Perikanan Pasbar.
Ketua DWP Pasbar Ny. Ayu Hendra Putra dalam sambutannya berharap kegiatan pengolahan makanan yang berbahan dasar ikan ini nantinya dapat dipraktekkan di rumah masing-masing anggota DWP dan dapat dijadikan sebagai produk UMKM yang potensial untuk meningkatkan ekonomi.
“Pertemuan kali ini diisi dengan kegiatan pengolahan makanan yang berbahan ikan dan diharapkan pengolahan makanan ini dapat diterapkan di rumah serta dapat dijadikan sebagai produk UMKM. Karena UMKM merupakan salah satu sektor yang sangat potensial untuk meningkatkan perekonomian,” ucap Ny. Ayu Hendra Putra.
Untuk itu, ia meminta anggota DWP Pasbar yang hadir agar memperhatikan dan memahami bagaimana cara pengolahan makanan ini, karena dapat dijadikan sebagai strategi bisnis, pengembangan produk dan memahami pemasaran produk secara efektif.
“Para anggota Dharma Wanita yang hadir juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman. Semoga kegiatan ini dapat membantu anggota Dharma Wanita dalam meningkatkan kemampuan dan keterampilan mereka dalam mengelola usaha,” harap Ny. Ayu Hendra Putra.(Yunita)
jurnalzone.id – Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Pasaman Barat, Ny. Fitri Risnawanto menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Organisasi Perempuan se-Sumatera Barat (Sumbar)
jurnalzone.id – Mewakili anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pasaman Barat (Pasbar) dan seluruh cucu kemenakan serta masyarakat Lubuk Landua, saya memohon
jurnalzone.id – Manjalang Buya Lubuak Landua menjadi agenda rutin setiap tahunnya yang dilakukan setelah Puasa Anam (Enam) atau puasa Syawal. Tradisi yang
Komentar